Pengumuman disampaikan Kepada pemegang sertifikat Halal kepri, agar segera memperpanjang kembali Minimal 2 bulan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir ( Expired ).

Syarat Pengurusan Halal

               INDUSTRI PENGOLAHAN

SYARAT PENGURUSAN SERTIFIKAT HALAL

  1. Administrasi Formulir Rp. 100.000 ( Dalam Negeri) Rp.200.000 (Luar Negeri)
  2. Pas Photo Ukr 3X4 2 Lembar, Pemilik
  3. Photo Copy KTP 1 Lembar, Pemilik
  4. Photo Copy KTP 1 Lembar, Karyawan (Internal Auditor)
  5. Lampiran Daftar Menu
  6. Lampiran Bahan Baku (dalam kemasan)
  7. Photo Copyan Pembelian Sertifikat Halal Ayam & Daging yang masih berlaku
  8. Daftar Bahan Baku Untuk Seluruh Produk Yang Disertifikasi Halal
  9. Matriks Bahan Baku untuk Setiap Produk yang Disertifikasi Halal
  10. Dokumen pendukung bahan baku
  11. Copy Sertifikat Halal Produk yang lama (untuk sertifikasi pengembangan/perpanjangan)
  12. Manual SJH untuk perusahaan baru atau Revisi Manual SJH untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal (Jika ada)
  13. Copy status SJH atau Sertifikat SJH (untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal)
  14. Diagram alir proses produksi produk yang disertifikasi
  15. Peta lokasi pabrik (untuk perusahaan/pabrik baru)
  16. Tata letak/lay out pabrik (untuk perusahaan /pabrik baru). Jika pabrik merupakan bagian dari sebuah site/komplek pabrik, maka lampirkan juga lay out site pabrik keseluruhan.
  17. Pernyataan fasilitas produksi bebas dari unsur babi
  18. Daftar alamat pabrik, maklon, gudang (termasuk gudang produk intermediet), dan fasilitas persiapan pra produksi (contoh fasilitas pencampuran, penimbangan, pengeringan)
  19. Profil perusahaan (untuk perusahaan baru)
  20. Rancangan perjalanan audit dari keberangkatan sampai pulang (khusus audit luar negeri)
  21. Surat Depkes
  22. NPWP
  23. Domisili

NB:

Persyaratan Bahan dalam Sertifikasi Halal

  1. Semua bahan (bahan baku, bahan pembantu dan bahan penolong) yang digunakan harus memenuhi standar halal bahan
  2. Bahan yang berupa intermediet atau raw product tidak boleh dihasilkan dari fasilitas produksi yang juga digunakan untuk membuat produk yang menggunakan babi atau turunannya sebagai salah satu bahannya
  3. Perusahaan yang menerapkan pengkodean bahan atau produk harus  dapat menjamin traceability (bahan, produsen, status halal). Pengkodean juga harus menjamin bahan dengan kode sama berstatus halal sama.

 

Standar Bahan Untuk Sertifikasi Halal

  1. Tidak mengandung babi atau turunan babi
  2. Tidak mengandung minuman beralkohol (khamr) dan turunannya
  3. Semua bahan dari hewan (bukan ikan/hewan yang hidup di air) harus dari hewan halal dan disembelih sesuai aturan Islam (dibuktikan dengan setifikat halal MUI atau dari lembaga yang diakui MUI)
  4. tidak mengandung bahan haram seperti bangkai, darah dan bagian dari tubuh manusia

 

*Pembelian Ayam, Daging, Hati, Tulang  yang berlogo Halal Registred

* Bank Syariah Mandiri : 703 1111 007  a/n LPPOM MUI Kepulauan Riau

RESTORAN

SYARAT PENGURUSAN SERTIFIKAT HALAL

  1. Administrasi Formulir Rp. 100.000 ( Dalam Negeri) Rp.200.000 (Luar Negeri)
  2. Pas Photo Ukr 3X4 2 Lembar, Pemilik
  3. Photo Copy KTP 1 Lembar, Pemilik
  4. Photo Copy KTP 1 Lembar, Karyawan (Internal Auditor)
  5. Lampiran Daftar Menu
  6. Lampiran Bahan Baku (dalam kemasan)
  7. Photo Copyan Pembelian Sertifikat Halal Ayam & Daging yang masih berlaku
  8. Daftar Bahan Baku untuk Seluruh Menu
  9. Matriks Bahan untuk Setiap Menu
  10. Copy Sertifikat Halal produk yang lama (untuk sertifikasi pengembangan/perpanjangan)
  11. Manual SJH untuk perusahaan baru atau Revisi Manual SJH untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal (jika ada)
  12. Copy status SJH atau Sertifikat SJH (untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal)
  13. Peta lokasi dapur/gerai (untuk dapur/gerai baru)
  14. Daftar alamat-alamat dapur, gerai, dan gudang (milik sendiri/sewa)
  15. Daftar produk konsinyasi (jika ada)
  16. Copy Sertifikat halal atau komposisi bahan pada produk konsinyasi yang dibuat oleh produsen (jika ada)
  17. Profil perusahaan (untuk perusahaan baru)
  18. Surat Depkes
  19. NPWP
  20. Domisili

NB:

Persyaratan Bahan dalam Sertifikasi Halal

  1. Semua bahan (bahan baku, bahan pembantu dan bahan penolong) yang digunakan harus memenuhi standar halal bahan
  2. Bahan yang berupa intermediet atau raw product tidak boleh dihasilkan dari fasilitas produksi yang juga digunakan untuk membuat produk yang menggunakan babi atau turunannya sebagai salah satu bahannya
  3. Perusahaan yang menerapkan pengkodean bahan atau produk harus  dapat menjamin traceability (bahan, produsen, status halal). Pengkodean juga harus menjamin bahan dengan kode sama berstatus halal sama.

 

Standar Bahan Untuk Sertifikasi Halal

  1. Tidak mengandung babi atau turunan babi
  2. Tidak mengandung minuman beralkohol (khamr) dan turunannya
  3. Semua bahan dari hewan (bukan ikan/hewan yang hidup di air) harus dari hewan halal dan disembelih sesuai aturan Islam (dibuktikan dengan setifikat halal MUI atau dari lembaga yang diakui MUI)
  4. tidak mengandung bahan haram seperti bangkai, darah dan bagian dari tubuh manusia

*Pembelian Ayam, Daging, Hati, Tulang  yang berlogo Halal Registred

* Bank Syariah Mandiri : 703 1111 007  a/n LPPOM MUI Kepulauan Riau

 

                                                RUMAH POTONG HEWAN (RPH)

SYARAT PENGURUSAN SERTIFIKAT HALAL

  1. Administrasi Formulir Rp. 100.000 (Dalam Negeri) Rp.200.000 (Luar Negeri )
  2. Pas Photo Ukr 3X4 2 Lembar, Pemilik dan Penyembelih
  3. Photo Copy KTP 1 Lembar, Pemilik
  4. Photo Copy KTP 1 Lembar, Karyawan (Internal Auditor)
  5. Daftar Petugas Penyembelih, Metode Penyembelihan dan Metode Pemingsanan
  6. Copy Sertifikat Halal produk lama (untuk sertifikasi perpanjangan)
  7. Manual SJH untuk perusahaan baru atau Revisi Manual SJH untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal (jika ada)
  8. Copy status SJH atau Sertifikat SJH (untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal)
  9. Diagram alir proses produksi produk yang disertifikasi
  10. Peta lokasi RPH (untuk RPH Baru)
  11. Tata letak/lay out  bangunan RPH (untuk RPH baru). Jika RPH merupakan bagian dari sebuah site/komplek bangunan, maka lampirkan juga lay out site bangunan keseluruhan
  12. Pernyataan bahwa fasilitas RPH hanya memproduksi produk halal
  13. Daftar alamat-alamat RPH, Independent Boning Room (Jika terpisah), dan gudang
  14. Profil perusahaan (untuk perusahaan baru)
  15. Rancangan perjalanan audit dari keberangakatan sampai pulang (khusus audit luar negeri)
  16. Surat Izin Dipkes
  17. NPWP
  18. Surat Izin Domisili Usaha

 NB:

Bank Syariah Mandiri : 703 1111 007  a/n LPPOM MUI Kepulauan Riau

 

                                                                            KATERING

SYARAT PENGURUSAN SERTIFIKAT HALAL

  1. Administrasi Formulir Rp. 100.000 (Dalam Negeri) Rp.200.000 (
  2. Pas Photo Ukr 3X4 2 Lembar, Pemilik
  3. Photo Copy KTP 1 Lembar, Pemilik
  4. Photo Copy KTP 1 Lembar, Karyawan (Internal Auditor)
  5. Lampiran Daftar Menu
  6. Lampiran Bahan Baku (dalam kemasan)
  7. Photo Copyan Pembelian Sertifikat Halal Ayam & Daging yang masih berlaku
  8. Daftar Bahan untuk Seluruh Menu
  9. Matriks Bahan untuk Setiap Menu
  10. Copy  Sertifikat Halal produk yang lama (untuk sertifikasi pengembangan/perpanjangan)
  11. Manual SJH untuk perusahaan baru atau Revisi Manual SJH untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal (jika ada)
  12. Copy status SJH atau Sertifikat SJH (untuk perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Halal)
  13. Peta lokasi dapur (untuk dapur baru)
  14. Daftar alamat dapur dan gudang
  15. Daftar produk rekanan (jika ada)
  16. Copy Sertifikat halal atau kompisisi bahan pada produk rekanan yang dibuat oleh produsen (jika ada)
  17. Profil perusahaan (untuk perusahaan baru)
  18. Surat Depkes
  19. NPWP
  20. Domisili

NB:

Persyaratan Bahan dalam Sertifikasi Halal

  1. Semua bahan (bahan baku, bahan pembantu dan bahan penolong) yang digunakan harus memenuhi standar halal bahan
  2. Bahan yang berupa intermediet atau raw product tidak boleh dihasilkan dari fasilitas produksi yang juga digunakan untuk membuat produk yang menggunakan babi atau turunannya sebagai salah satu bahannya
  3. Perusahaan yang menerapkan pengkodean bahan atau produk harus  dapat menjamin traceability (bahan, produsen, status halal). Pengkodean juga harus menjamin bahan dengan kode sama berstatus halal sama.

 

Standar Bahan Untuk Sertifikasi Halal

  1. Tidak mengandung babi atau turunan babi
  2. Tidak mengandung minuman beralkohol (khamr) dan turunannya
  3. Semua bahan dari hewan (bukan ikan/hewan yang hidup di air) harus dari hewan halal dan disembelih sesuai aturan Islam (dibuktikan dengan setifikat halal MUI atau dari lembaga yang diakui MUI)
  4. tidak mengandung bahan haram seperti bangkai, darah dan bagian dari tubuh manusia

 

*Pembelian Ayam, Daging, Hati, Tulang  yang berlogo Halal Registred

* Bank Syariah Mandiri : 703 1111 007  a/n LPPOM MUI Kepulauan Riau

Selamat Berjuang Peserta Olimpiade Halal 2017 kepri di Politeknik negri Batam 26 Agustus 2017 Terima Kasih